Singapur butuh reformasi.
Kayaknya sejauh mata memandang dan telunjuk mengklik mouse, media-media online ngabarin kalo masyarakat dunia sedang "united to stand up against attack to Iraq" ... semua orang, kecuali orang-orang di Singapur. Dua hari lalu ada yang nyebarin lewat sms, ngabarin kalo bakal ada demo anti-perang di Kedutaan Amerika Serikat di Singapura. In fact, beberapa orang udah nongol di sana, bawa spanduk segala. Langsung aja semuanya dibredel sama polisi lokal, katanya itu tidak sesuai dengan peraturan blah blah blah. Kesian sekali duh deh dong masyarakat negara ini. Apa Kuan Yew dkk itu nggak sadar, kalo mematikan hal-hal semacam ini, sama aja dengan mematikan aspirasi dan inisiatif masyarakatnya? Dan epek negatifnya bakal ke negara ini juga nantinya? (Udah keliatan sih, semuanya sekarang di Singapur ukurannya duit, duit, duit, du du duh duit.... kalo nggak menghasilkan duit, mendingan gak usah dijalanin... duh, kok ya ada negara yang nyawanya cuma duit doang...)
Cay Indra and his fresh thoughts.